Pentingnya System Drainase Bawah Tanah Yang Baik

By | August 24, 2020

Drainase adalah system pengaliran air dari satu tempat ke tempat lain, system drainase sendiri ada yang terbentuk secara alami dan ada juga yang dibuat dengan tujuan khusus. Drainase alami sendiri contohnya adalah sungai sedangkan system drainase buatan biasanya adalah saluran air dibawah tanah seperti saluran air dibawah jalan yang berfungsi untuk mengalirkan air hujan sehingga tidak terjadi genangan yang dapat merusak kondisi aspal jalan.

Dalam pembangunan jalan, Gedung, atau perumahan system drainase sangatlah penting karena jika hal ini diabaikan maka sama saja kita membangun dengan merencanakan untuk menuai bencana dimasa depan.

Sistem drainase yang buruk bisa menyebabkan berbagai masalah dari mulai banjir hingga timbulnya penyakit menular dimasyarakat oleh karena pembuatan system drainase yang baik sangatlah penting. Biasanya untuk saluran drainase dibawah tanah  yang berfungsi sebagai tanah resapan menggunakan saluran pipa hdpe berlubang / HDPE corrugated perforated pipe yang dibungkus dengan non woven geotextile.

Ketika hujan maka air akan terserap kedalam tanah dan masuk kedalam pipa melalui lubang-lubang yang ada pada geopipe yang kemudian air akan disalurkan bisa ditampung untuk kemudian diolah menjadi air bersih atau disalurkan kedalam sumur resapan.

Dalam hal ini geotekstil non woven digunakan sebagai pelapis pipa geopipe untuk memfilter air yang masuk agar tanah yang terbawa air tidak ikut terbawa masuk sehingga tidak merusak struktur perkuatan tanah.

Sama halnya pada tanah resapan dimana menggunakan drainage cell yang dibungkus dengan non woven geotextile, tujuannya sama sebagai filter agar tanah yang berada diatas geotextile tidak ikut terbawa air yang kemudian dapat bercampur dengan tanah lunak yang ada dibawah geotextile karena jika sampai tercampur dapat menyebabkan ketidak stabilan yang pada akhirnya terjadi penurunan tanah.

Dalam hal ini Geotekstil non woven bukan hanya berfungsi sebagai filter namun juga sekaligus berfungsi sebagai separator antara tanah lunak dan struktur tanah perkerasan diatasnya. Namun biasanya non woven geotextile ini digunakan untuk perkuatan tanah pada kondisi tanah yang relative sudah kuat bukan tanah lunak seperti tanah gambut.

Jika kondisi tanah yang digunakan adalah tanah gambut maka biasanya dilakukan perkuatan dahulu menggunakan woven geotextile baru kemudian diatasnya dibuat system drainase menggunakan geopipe atau drainage cell yang dibungkus dengan non geotextile.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *