Cidera Olahraga, Perlukah Gunakan Fisioterapi?

By | April 19, 2020

Olahraga memang dapat dikatakan sebagai kegiatan yang bagus untuk kesehatan tubuh, karena dengan berolahraga membuat tubuh menjadi lebih bugar, selain itu olahraga juga membantu untuk menurunkan berat badan dan juga membuat bentuk tubuh Anda menjadi lebih indah. Hanya meskipun di satu sisi memberikan banyak sekali manfaat.

Hanya saja kenyataannya aktivitas olahraga ini juga beresiko untuk menyebabkan terjadinya cedera. Cedera ini jika tidak segera diatasi maka akibatnya fatal karena dapat menurunkan kemampuan bagian tubuh yang cedera tersebut sampai dengan cacat fisik. Untuk itu jika sudah mulai dirasakan gejala cidera, maka hendaknya lakukan fisioterapi cidera olahraga.

Layanan pengobatan semacam ini bisa Anda dapatkan secara mudah di rumah sakit terdekat. Nantinya petugas medis akan melakukan diagnosis terlebih dahulu sebelum dilakukan tindakan untuk pengobatannya. Berikut ini diantaranya ada beberapa jenis cidera olahraga yang paling sering terjadi, yaitu:

1. Cidera otot pada pergelangan kaki, hal ini disebabkan karena terjadi robekan pada urat, kemudian juga tendok atau otot yang ada pada kaki. Sehingga akan menyebabkan rasa sakit ketika digerakkan, bahkan sangat mungkin juga mengalami pembengkakan jika dibiarkan terlalu lama. Terjadi ketika Anda berlari atau berjalan pada permukaan yang tidak rata, sehingga kaki akan lebih mudah terkilir.

2. Cidera tulang kering, ditandai dengan adanya rasa nyeri pada betis atau tulang kering, rentan terjadi pada siapapun, biasanya akan terjadi ketika Anda melakukan aktivitas fisik secara tiba-tiba. Guna menangani hal tersebut bisa dilakukan sendiri cukup dengan mengompresnya menggunakan air es dan imbangi dengan mengonsumsi obat pereda rasa sakit atau bisa juga dengan menggunakan layanan fisioterapi yang datang ke rumah.

3. Cidera bahu, setidaknya terdapat empat buah otot besar yang ada di bagian bahu manusia untuk menopang dan juga menjaga sendi-sendi yang ada disana. Ketika menjalankan aktivitas olahraga yang berlebihan, sangat mungkin jika seandainya bagian tubuh yang satu ini akan mengalami cidera, sehingga akan menyebabkan bahu menjadi sakit dan juga bengkak karena adanya sobekan tersebut.

4. Cidera punggung bawah, ditandai dengan adanya nyeri pinggang, hal ini bisa terjadi ketika Anda mengangkat beban yang terlalu berat, kemudian juga aktivitas bersepeda, bermain golf sampai dengan tenis hingga bisbol. Jika sudah mulai terasa sakitnya maka jangan paksakan diri untuk melakukan aktivitas fisik tersebut, dianjurkan untuk segera beristirahat dan memulihkan kondisinya.

5. Cidera siku, kondisi ini dapat terjadi karena peradangan otot yang terjadi secara terus menerus dipakai untuk bergerak dan juga menahan beban. Guna mengurangi rasa sakit yang ditimbulkan maka Anda dapat mengompresnya menggunakan air es atau air dingin.

6. Cidera hamstring, sensasinya seperti bagian otot ditarik sampai ke belakang paha. Hamstring ini sendiri adalah empat otot yang berjajar di sepanjang paha bagian belakang Anda.

7. Cidera lutut, biasanya atlet lari, kemudian juga atlet voli sampai dengan sepak bola paling rentan mengalami kondisi semacam ini. Karena aktivitas tersebut memang banyak bertumpu pada bagian lutut. Guna menyembuhkan cedera pada bagian ini maka dibutuhkan perawatan secara intens, bahkan juga dengan bantuan fisioterapi cidera olahraga untuk mendapatkan hasil yang lebih optimal.

Untuk menemukan jasa terapis yang tepat di dalam membantu menangani kondisi cidera-cidera tersebut yang disebabkan oleh aktivitas olahraga sebenarnya juga tidak sulit, Anda cukup bisa mengandalkan aplikasi yang bisa di download.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *